Para Penjaga

INGATAN TERAKHIR
GAZA

Tahun 2140. Gaza bukan lagi reruntuhan. Ia adalah taman peradaban yang mekar di atas doa-doa masa lalu. Namun, hanya satu orang yang tahu bahwa dunia ini hampir saja tidak pernah ada.

100% ROYALTI PENJUALAN NOVEL INI AKAN DIHADIAHKAN UNTUK PENDUDUK PALESTINA

Cover Ingatan Terakhir Gaza

Gaza di tahun 2140 telah menjelma sebagai kota futuristik yang berdiri sebagai salah satu pusat peradaban Islam dunia. Tak ada lagi perang, reruntuhan, dan kelaparan.

Namun di balik kemajuan peradaban itu, pada dimensi waktu berbeda, berdiri sebuah rezim global milik Zionis Israel bernama ZADON, yang berupaya melenyapkan ingatan manusia.

Ketika berbagai upaya pengendalian digencarkan, seorang gadis kecil dalam bungker di kota Gaza justru sedang bergerak menyusuri lintasan waktu melalui mimpi-mimpi anehnya. Di tengah kondisi yang semakin menekan, ia harus berjuang menembus waktu demi mengubah arah sejarah yang nyaris melenyapkan dunia.

Inilah kisah tentang Fatimah. Gadis kecil yang berjuang bersama keluarga kecilnya dari dalam bungker, melewati pahitnya kehilangan dan pengkhianatan, hingga harus mengorbankan dirinya demi menyelamatkan sejarah dan ingatan manusia.

"Mampukah Fatimah menyelamatkan sejarah tanpa kehilangan dirinya sendiri di antara dua garis waktu yang saling bertabrakan?"

Sebuah Novel oleh

Salman Faris Alkatiri
00Hari
00Jam
00Menit
JAGA INGATAN DI SINI
FRAGMEN #01

"Saat mereka berusaha menghapus agama, mereka tidak akan mampu membunuh Sang Pencipta. Mereka hanya berusaha menghapus ingatan manusia tentang-Nya."

FRAGMEN #02

"Jika di medan pembebasan kami harus mati, maka jadikan darah kami wangi seperti tanah yang terus kami bela."

FRAGMEN #03

"Satu tanah Muslim akan selalu menyalakan obor bagi tanah Muslim lain, dan api itu akan terus menjalar, hingga seluruh dunia mengerti akan arti merdeka!"

© 2140 Gaza Chronicles